Bagaimana Entrepreneur Menciptakan Kesempatan?

Bagaimana Entrepreneur Menciptakan Kesempatan? Entreprenurship bisa dilakukan oleh siapa saja dimana saja dan dunia ini akan menjadi indah karena adanya temuan-temuan dari entrepreneur. Kalau sebuah penemuan hanya menjadi inovasi tidak pernah dikomersialisasi, tidak pernah sampai ke tangan pelanggan maka dia hanya sebuah temuan.

Entrepreneur lah yang mempertemukan dari temuan sampai ke pasar. Kemudiaan juga ada istilah Social Entrepreneur, yaitu orang yang melakukan perubahan sosial dengan pendekatan kewirausahaan.

Dan juga adalagi yang namanya Intrapreneur, seseorang yang tetap bekerja di perusahaan, tapi mental jiwa dan sikapnya adalah seorang entrepreneur. Yang biasanya lebih cepat untuk naik menduduki posisi penting di sebuah perusahaan besar.

Kegiatan entrepreneurship dilakukan untuk sebuah kegiatan ekonomi. Dan membutuhkan kemampuan untuk membaca kesempatan dan peluang.

Darimana peluang itu didapat? Salah satunya adalah dengan Menuliskannya

 

Yuk kita belajar dari case study Brian Chesky dan sahabatnya dalam membangun Air BnB:

Awalnya mereka berdua teman sekampus jurusan design grafis yang sering diajak dosennya untuk melakukan brainstorming. Setelah lulus kuliah mereka berpencar, yang satu berada di Los Angeles dan Brian Chesky berada di San Fransisco.

Suatu ketika setelah bekerja cukup baik dan mendapat penghasilan, mereka kembali bertemu di San Fransisco. Disana mereka sepakat untuk kemudian menjadi wirausaha. Namun ketika mereka memulai usaha, harga apartemen mahal, Amerika mengalami kesulitan ekonomi, tiba-tiba semuanya berubah dan mereka mengalami kesulitan.

Tetapi ketika mereka melihat kilas balik catatan, mereka menemukan bahwa mereka pernah punya gagasan untuk memiliki usaha di bidang property atau pariwisata. Dan akhirnya mereka mencoba menyewakan sesuatu, yang pada saat itu di San Fransisco ada sebuah konferensi besar.

Orang-orang banyak yang datang tapi persediaan hotel tidak cukup. Kemudian mereka mulai dengan menyewakan kamar mereka dengan Air Bed beserta memberikan sarapan omelette. Lalu mereka bikinkan website-nya. Besok paginya tanpa diduga ketika bangun ternyata disitu ada 3 orang yang mendaftar.

Ketika kekurangan cash, mereka memanfaatkan moment pemilu di Amerika pada saat itu dengan membuat sereal Mc-Cain dan Obama (Capres), yang mereka pasarkan di supermarket dan mendapatkan penjualan 30 ribu dollar.

Dengan modal 30 ribu dollar tersebut beserta tambahan dari Investor, mereka membuat website yang mempertemukan antara pemilik kamar yang ingin menyewakannya beserta traveler yang ingin menyewa kamar, mereka membuat nama situsnya Air BnB (Air Bed n Breakfast).

Hingga sekarang Air BnB telah berada di 190 negara dengan tarif yang murah, termasuk juga hotel-hotel telah masuk kesana.

Brian Chesky Founder Air Bnb
Brian Chesky Founder Air Bnb. Foto: moneyinc.com

Kesimpulan yang bisa kita ambil disini adalah wirausaha juga harus belajar, berpikir, dan menciptakan kesempatan

Sumber: Kursus The Art of StartUp di Indonesia X oleh Prof. Rhenald Kasali

Teman-teman bisa ikut kursusnya secara GRATIS Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *